top of page

Nikmat yang Dekat

  • Gambar penulis: Widya Sylvana Putri
    Widya Sylvana Putri
  • 30 Okt 2025
  • 1 menit membaca

Diperbarui: 10 Agu

Terkadang manusia selalu mengeluh lelah, tetapi lupa telah diberi waktu istirahat. Mereka selalu melihat pencapaian orang lain, tetapi lupa apa yang mereka telah raih. Mereka haus kasih sayang, tetapi lupa perasaan yang telah diterima. Padahal, mereka mungkin lelah, tetapi masih ada waktu untuk beristirahat. Mereka mungkin cemburu dengan hasil orang lain, tetapi masih ada hasil yang telah diraihnya. Mereka mungkin menginginkan kasih sayang lebih, tetapi masih ada perasaan yang diterima. Terkadang manusia selalu melihat sekitar dan lupa melihat kembali dirinya. Maka dari itu, kunci ketenangan yang sesungguhnya adalah mencoba untuk terus mencari jalannya syukur, niscaya Allah akan menambah nikmat-Nya.



Ditulis oleh Ridho Kurnia Rahman

Postingan Terakhir

Lihat Semua
Pengingat Mutlak

Waktu adalah hal yang mutlak. Tidak bisa diubah dan dikembalikan. Dulu, mungkin belajar seakan-akan tidak penting atau bahkan hanya sebatas buang-buang waktu saja. Waktu memang tidak mengingatkan , te

Ā 
Ā 
Ā 
Akhir yang Berbeda

Aku pernah mengulang hal yang sama, padahal tahu kalau hal itu salah. Namun, ada sesuatu yang membuatku tetap bertahan, seolah berharap akhir yang berbeda. Kini aku sadar, beberapa hal memang diciptak

Ā 
Ā 
Ā 
Seandainya

Aku terduduk lemas mendengar kabarmu yang didorong dari gedung sekolah. Hanya satu kata yang terus terngiang di dalam kepalaku. "Kenapa?". Kenapa kamu bertingkah seakan-akan semua baik-baik saja selam

Ā 
Ā 
Ā 

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bottom of page