Nikmat yang Dekat
- Widya Sylvana Putri
- 30 Okt 2025
- 1 menit membaca
Diperbarui: 10 Agu
Terkadang manusia selalu mengeluh lelah, tetapi lupa telah diberi waktu istirahat. Mereka selalu melihat pencapaian orang lain, tetapi lupa apa yang mereka telah raih. Mereka haus kasih sayang, tetapi lupa perasaan yang telah diterima. Padahal, mereka mungkin lelah, tetapi masih ada waktu untuk beristirahat. Mereka mungkin cemburu dengan hasil orang lain, tetapi masih ada hasil yang telah diraihnya. Mereka mungkin menginginkan kasih sayang lebih, tetapi masih ada perasaan yang diterima. Terkadang manusia selalu melihat sekitar dan lupa melihat kembali dirinya. Maka dari itu, kunci ketenangan yang sesungguhnya adalah mencoba untuk terus mencari jalannya syukur, niscaya Allah akan menambah nikmat-Nya.
Ditulis oleh Ridho Kurnia Rahman
Komentar